Bekasi,18 Januari 2026, lemtvbekasi.id - PUK SPLEM SPSI PT. Hitachi Construction Machinery Indonesia telah melaksanakan Pendidikan Dasar Anggota sebagai bagian dari upaya penguatan organisasi dan peningkatan kesadaran kolektif buruh. Kegiatan ini diselenggarakan sebagai ruang belajar bersama untuk memahami sejarah gerakan buruh, peran strategis serikat pekerja, serta kesadaran akan hak dan kewajiban pekerja dalam hubungan industrial.

Pendidikan dasar ini diikuti oleh anggota PUK dari berbagai bagian kerja dengan latar belakang dan pengalaman yang beragam. Meski berbeda fungsi dan posisi kerja, seluruh peserta disatukan oleh kepentingan bersama sebagai buruh di industri manufaktur alat berat. Kegiatan berlangsung dalam suasana partisipatif, reflektif, dan dialogis, mencerminkan pendidikan serikat yang tidak hanya berorientasi pada transfer pengetahuan, tetapi juga pada pembentukan kesadaran.

Materi pertama disampaikan oleh Bung Fajar Winarno dengan tema Sejarah Gerakan Buruh. Dalam pemaparannya, dijelaskan secara kronologis dan kontekstual bahwa hak-hak buruh yang dinikmati saat ini—seperti jam kerja, upah layak, jaminan sosial, dan kebebasan berserikat—bukanlah pemberian, melainkan hasil dari perjuangan panjang kaum buruh di berbagai belahan dunia, termasuk di Indonesia. Peserta diajak memahami bahwa tanpa organisasi dan solidaritas, buruh akan selalu berada pada posisi lemah dalam relasi dengan pengusaha dan negara.

Materi kedua disampaikan oleh Bung Ready Riski (Acong) dengan tema Peran dan Fungsi Serikat Pekerja. Dalam sesi ini, serikat pekerja dipahami bukan sekadar sebagai organisasi pelayanan, tetapi sebagai alat perjuangan kolektif, sekolah kesadaran, serta sarana membangun posisi tawar buruh. Dijelaskan pula fungsi serikat dalam advokasi, perundingan, pendidikan anggota, serta menjaga solidaritas dan kebersamaan. Peserta ditekankan untuk memahami bahwa kekuatan serikat tidak hanya terletak pada pengurus, melainkan pada partisipasi aktif seluruh anggota.

Sebagai penutup, Ketua PUK SPLEM SPSI, Bung Kartono, menyampaikan materi reflektif berbasis storytelling dengan judul “Dari Dasar Menjadi Sadar”. Melalui kisah-kisah keseharian buruh di lantai produksi, peserta diajak bercermin pada pengalaman mereka sendiri—bekerja rutin, mengejar target, merasa aman, namun sering kali belum sepenuhnya menyadari posisi, hak, dan peran sebagai buruh. Disampaikan bahwa kesadaran buruh tidak lahir secara instan, melainkan melalui proses belajar, dialog, dan keterlibatan aktif dalam organisasi.

Dalam penutupannya, ditegaskan bahwa hak dan kewajiban pekerja merupakan dua sisi yang tidak terpisahkan, dan kesadaran atas keduanya menjadi fondasi utama dalam membangun serikat pekerja yang kuat, berdaulat, dan bermartabat. Pendidikan dasar ini diharapkan menjadi titik awal bagi anggota untuk tidak hanya bekerja secara teknis, tetapi juga hadir sebagai subjek yang sadar, kritis, dan berani mengambil peran dalam perjuangan kolektif.

Melalui kegiatan ini, PUK SPLEM SPSI PT. Hitachi Construction Machinery Indonesia menegaskan komitmennya untuk terus menyelenggarakan pendidikan anggota secara berkelanjutan sebagai bagian dari upaya memperkuat organisasi serta memperjuangkan hubungan kerja yang adil, manusiawi, dan berkeadilan sosial.

Reporter  : Tim Media Lemtv Bekasi

Sumber    : KARTONO

Editor        : lemtvbekasi.id