Barisan Pelopor Bekasi Tegaskan Komitmen Kawal Perjuangan Upah 2026
Komandan Triyanto, PANGKORCAB BAPOR LEM Kabupaten/Kota Bekasi, menegaskan bahwa pengawalan perjuangan Upah Minimum Tahun 2026 telah dimulai sejak tahap perundingan di Kabupaten/Kota Bekasi hingga melahirkan rekomendasi nilai Upah 2026.
Bekasi, 31 Desember 2025, lemtvbekasi.id – Komandan Triyanto, PANGKORCAB BAPOR LEM Kabupaten/Kota Bekasi, menegaskan bahwa pengawalan perjuangan Upah Minimum Tahun 2026 telah dimulai sejak tahap perundingan di Kabupaten/Kota Bekasi hingga melahirkan rekomendasi nilai Upah 2026.
Komandan Triyanto menyampaikan, proses pengawalan tersebut dilakukan secara maraton dan konsisten oleh Barisan Pelopor sebagai garda terdepan perjuangan organisasi. Sejak awal perundingan di tingkat kabupaten, Barisan Pelopor terus mengawal setiap tahapan agar rekomendasi upah benar-benar mencerminkan kebutuhan dan keadilan bagi kaum buruh.
Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa pengawalan rekomendasi UMK dan UMSK 2026 Kabupaten/Kota Bekasi dilakukan secara berjenjang, hingga mencapai puncaknya pada aksi tanggal 23 dan 24 Desember 2026 di Gedung Sate, Kantor Gubernur Jawa Barat. Dalam aksi tersebut, Barisan Pelopor dari Kabupaten dan Kota Bekasi hanya mengirimkan sebagian kecil perwakilan dari setiap unit kerja tingkat perusahaan, dengan jumlah kurang lebih 100 orang.
“Semua buruh berharap Gubernur Jawa Barat dapat mengeluarkan SK UMK dan UMSK 2026 sesuai dengan rekomendasi masing-masing kabupaten dan kota. Namun pada tanggal 24 Desember 2026, SK UMK dan SK UMSK yang dikeluarkan tidak sesuai dengan harapan dan keinginan kaum buruh. Hal ini sangat menyakitkan dan menimbulkan kekecewaan mendalam bagi kami sebagai buruh,” tegas Komandan Triyanto.
Meski demikian, ia menegaskan bahwa terik sinar matahari dan tetesan air hujan tidak menyurutkan semangat Barisan Pelopor untuk tetap bertahan dan berjuang mengawal aksi unjuk rasa tersebut.
Sesuai instruksi pimpinan, Barisan Pelopor diminta untuk tetap menunggu hingga diterbitkannya revisi SK UMSK 2026 untuk 17 kabupaten dan kota. Komandan Triyanto menegaskan, apabila pimpinan organisasi kembali menginstruksikan perjuangan lanjutan, maka Barisan Pelopor pantang untuk mundur.
Di akhir pernyataannya, Komandan Triyanto berharap agar Barisan Pelopor di Kabupaten dan Kota Bekasi semakin solid, kompeten, dan bermoral. “Kita sebagai bagian dari BAPOR sudah menjadi takdir dari Allah SWT. Oleh karena itu, mari terus menjaga persatuan dan komitmen perjuangan,” pungkasnya.
Reporter : Tim Media Lemtv Bekasi
Penulis : Wakhid Khoirudin, S.M
Sumber : Triyanto - Pangkorcab Bapor Lem Bekasi
Editor : lemtvbekasi.id
0 Komentar